Setiap bulan, banyak wanita harus menghadapi rasa nyeri yang datang berulang—mulai dari kram di perut bawah, sakit punggung, hingga suasana hati yang naik turun. Tidak heran, berbagai cara alami dicoba untuk meringankannyeri haid, salah satunya dengan memakan nanas.
Buah tropis yang rasanya asam manis segar ini sering dipercaya dapat membantu mengurangi krammenstruasiNamun, apakah nanas benar-benar memiliki khasiat medis untuk mengatasi nyeri haid, atau hanya mitos belaka?
Kekuatan nanas untuk mengatasi nyeri haid secara alami
Siapa sangka nanas memiliki khasiat untuk membantu meredakan nyeri haid. Bukan hanya mitos, manfaat ini berasal dari sifat antiinflamasi atau antiperadangan alami dan enzim bromelain yang terkandung di dalamnya.
Bromelain adalah pahlawannya!
Di dalam sepotong nanas, tersembunyi enzim yang disebut bromelain. Enzim ini dikenal memiliki kemampuan anti-peradangan yang cukup kuat. Menurut penelitian, bromelain membantu memecah protein sekaligus menekan peradangan dalam tubuh.
Saat menstruasi, tubuh memproduksi prostaglandin dalam jumlah yang lebih banyak. Prostaglandin ini yang menyebabkan kontraksi rahim, menimbulkan rasa kram, dan nyeri di perut. Nah, bromelain dapat membantu menurunkan kadar prostaglandin tersebut, sehingga kram dan nyeri haid bisa terasa lebih ringan.
Memiliki sifat anti-peradangan
Selain bromelain, nanas juga kaya akan antioksidan, terutama vitamin C, serta mangan. Kandungan ini yang membuat nanas bisa kamu andalkan untuk melawan peradangan secara alami.
Menurut penelitian, disebutkan bahwa peradangan berkontribusi besar dalam menyebabkan kram haid, karena menyebabkan otot dan jaringan di sekitar rahim membengkak dan nyeri.
Dengan rutin mengonsumsi nanas, peradangan bisa ditekan secara alami. Sifat antiinflamasi nanas membantu menenangkan jaringan yang teriritasi, sehingga haid terasa lebih nyaman.
Mengurangi perut kembung dan retensi cairan
Keluhan selama menstruasi bukan hanya nyeri, terapi sering disertai dengan perut kembung dan tubuh terasa "berat" karena penumpukan cairan. Berita baiknya, nanas juga memiliki keajaiban untuk keluhan ini. Sifat antiinflamasi nanas dapat membantu mengurangi pembengkakan yang menyebabkan kembung.
Selain itu, nanas juga memiliki sifat diuretik alami, membantu tubuh mengeluarkan kelebihan cairan yang menumpuk.
Di Indonesia, terdapat penelitian skala kecil yang membandingkan konsumsi jus nanas dan minuman jahe sebagai cara alami untuk mengurangi nyeri haid pada remaja. Peserta penelitiannya adalah 33 siswi SMA berusia 15–17 tahun dengan keluhan nyeri haid yang cukup parah.
Pembagian:
Kelompok A minum jus nanas setiap hari selama tiga hari pertama menstruasi, selama tiga siklus.
Kelompok B minum air jahe dengan gula aren dengan jadwal yang sama.
Kelompok C tidak diberi minuman khusus (kelompok kontrol).
Pengukuran tingkat nyeri sebelum dan sesudah minum menggunakan skala angka 0–10.
Hasilnya, pada kelompok jus nanas, rata-rata skor nyeri turun dari 5,2 menjadi 2,3, penurunan nyeri sekitar 3 poin. Pada kelompok jahe, rata-rata skor nyeri turun dari 5,6 menjadi 3,6, penurunan nyeri sekitar 2 poin. Sementara pada kelompok kontrol, rata-rata skor nyeri sedikit meningkat, dari 5,4 menjadi 5,6.
Kesimpulannya, baik jus nanas maupun minuman jahe dapat membantu mengurangi nyeri haid, tetapi jus nanas lebih efektif daripada jahe dalam penelitian ini. Komponen aktif pada nanas (bromelain) dan jahe (gingerol) membantu menurunkan zat penyebab rasa sakit. Jadi, jus nanas bisa menjadi pilihan sederhana untuk meredakan nyeri haid.
Mengapa Payudara Nyeri Meskipun Haid Masih Lama? Mengapa Nafsu Makan Meningkat Sekitar dan Selama Menstruasi? Apakah Nyeri Haid Setara dengan Serangan Jantung?Referensi
NyiM Saptarini, Driyanti Rahayu, dan IrmaE Herawati, "Aktivitas Antioksidan Bromelain Kasar Pineapple (Ananas Comosus (L.) Merr) Mahkota dari Kecamatan Subang, Indonesia,"Jurnal Farmasi dan Ilmu-Ilmu Biomedis11, no. 8 (1 Januari 2019): 551,https://doi.org/10.4103/jpbs.jpbs_200_19.
Steven J. Taussig dan Stanley Batkin, "Bromelain, Kumpulan Enzim Pineapple (Ananas Comosus) dan Aplikasi Klinisnya. Pembaruan,"Jurnal Etnofarmakologi22, no. 2 (1 Februari 1988): 191–203,https://doi.org/10.1016/0378-8741(88)90127-4.
Dita Wrisnijati, Budiyanti Wiboworini, dan Sugiarto Sugiarto, "Efek Jus Nanas dan Minuman Jahe untuk Mengurangi Rasa Sakit Menstruasi Primer Pada Remaja,"Jurnal Kedokteran Indonesia4, no. 2 (1 Januari 2019): 96–104,https://doi.org/10.26911/theijmed.2019.04.02.03.

0 Komentar