
Persiapan Menghadapi Musim Baru
Pelatih klub bola voli Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Ko Hee-jin, sedang sibuk mempersiapkan tim untuk menghadapi Liga Voli Korea 2025-2026. Tim yang sebelumnya memiliki tiga pemain andalan di lini serang kini harus beradaptasi dengan perubahan besar karena ketiga pemain tersebut telah meninggalkan klub. Mereka adalah Megawati Hangestri Pertiwi (OP), Vanja Bukilic (OH), dan Pyo Seung-ju (OH).
Ko Hee-jin menyadari bahwa timnya kini harus dimulai dari nol lagi untuk menciptakan kemistri yang baik dengan pemain-pemain baru. Untuk mengisi kekosongan, Red Sparks mendatangkan dua pemain asing baru yaitu Wipawee Srithong (OH) dan Elisa Zanette (OP). Kedua pemain ini akan menjadi juru gedor utama dalam strategi tim.
Selain itu, pelatih berusia 44 tahun ini juga menegaskan bahwa dirinya sudah mempersiapkan langkah-langkah untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Megawati dan Bukilic. Ia akan memanfaatkan peran setter, Yeum Hye-seon, yang dianggap sebagai tulang punggung serangan tim.
Peran Middle Blocker yang Tetap Kuat
Red Sparks juga tetap mengandalkan pos middle blocker yang memiliki dua pemain andalan, yaitu Jung Ho-young dan Park Eun-jin. Ko Hee-jin menyatakan bahwa meskipun ketiga penyerang sayap telah pergi, tim tetap memiliki banyak pemain berkualitas di tengah. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya meningkatkan peran middle blocker dan mengelolanya dengan baik.
Strategi yang akan diterapkan oleh Ko Hee-jin adalah fokus pada pengembangan para pemain muda di posisi outside hitter. Ia menyebut empat pemain yang akan menjadi andalan di posisi tersebut, yaitu Park Hye-min, Lee Seon-woo, Jeon Da-bin, dan Gwak Seon-ok. Ko Hee-jin menekankan bahwa salah satu dari mereka harus bisa meningkatkan level permainannya.
"Di antara pemain muda outside hitter, harus ada satu yang meningkatkan level mereka," ujarnya. Ia juga menyebut bahwa Park Hye-min, Jeon Da-bin, dan Gwak Seon-ok sedang bekerja keras untuk tim. Kemampuan mereka akan terlihat ketika membela timnas voli putri Korea Selatan pada Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 di Surabaya, Indonesia.
Kapten yang Menjadi Harapan
Yeum Hye-seon, kapten Red Sparks yang kini berusia 34 tahun, percaya bahwa timnya akan lebih baik dari tahun lalu. Meski musim lalu Red Sparks hampir meraih gelar juara, mereka kalah 2 poin di laga leg terakhir babak final yang berlangsung full set.
"Saya pikir akan lebih baik dari tahun lalu. Tidak ada pemain yang tidak berusaha keras. Jika kita percaya dan bekerja sama, hasil akan datang," ujar Yeum Hye-seon.
Ko Hee-jin tampaknya sangat mengharapkan keterampilan Yeum Hye-seon untuk segera beradaptasi dengan pemain baru. Ia menegaskan bahwa posisi setter merupakan peran yang sentral dalam sebuah permainan bola voli karena menjadi motor serangan dalam sebuah tim.
"Posisi setter adalah yang paling penting bagi saya sebagai pelatih. Dengan adanya Hye-seon, saya tidak perlu khawatir tentang setter," kata Ko Hee-jin. Ia juga menyebut bahwa Hye-seon adalah tipe pemimpin tim yang diinginkan.
"Selama menjadi kapten di Samsung Fire & Marine, saya belajar saat bersikap baik, harus bersikap baik, tapi saat harus tegas, harus tegas." Ko Hee-jin menilai bahwa Hye-seon melakukan hal itu dengan baik. Dia bermain bagus dan juga mengelola tim dengan baik.
"Tanpa Hye-seon, mungkin akan menjadi masalah besar. Dia adalah sosok yang sangat berharga," ucap Ko Hee-jin.
0 Komentar