Pertimbangkan Jaringan Dealer dan Bengkel Resmi Saat Akan Memutuskan Membeli Mobil Baru

Pertimbangkan Jaringan Dealer dan Bengkel Resmi Saat Akan Memutuskan Membeli Mobil Baru

Berita Luar, JAKARTA -Saat membeli mobil baru, sebaran jaringan diler dan layanan servis sebaiknya menjadi pertimbangan utama bagi konsumen. Ini adalah pertimbangan yang rasional karena pada dasarnya mobil dibeli untuk digunakan dalam jangka panjang.

Selama masa pemakaian, mobil membutuhkan perawatan rutin berkala. Saat itulah akan terasa kenyamanannya jika kita mudah menemukan jaringan servis resminya.

Demikian pula dengan dukungan kemudahan dalam mendapatkan suku cadang, baik untuk komponen yang bergerak lambat maupun cepat.

Sejumlah agen pemegang merek (APM) yang sudah lama terjun di industri otomotif umumnya memiliki jaringan diler dan layanan yang tersebar luas, misalnya jika dibandingkan dengan merek otomotif baru.

Berdasarkan data, hingga akhir 2024, Suzuki memiliki total 173 bengkel resmi 3S, 18 bengkel resmi 2S dan 52 service Point.

Sementara jumlah diler resmi mencapai 392 diler resmi yang tersebar di 166 kota seluruh Tanah Air.

Tentu saja dengan jaringan tersebut membuat konsumen Suzuki semakin mudah dalam mengakses semua line up produk Suzuki dan yang terpenting adalah memudahkan dalam perawatan kendaraan.

Bukan hanya dengan jaringan yang luas, tetapi pihak SIS juga telah memberi pelatihan kepada timnya sehingga memenuhi SSQS (Suzuki Standard Qualification System).

Ini dilakukan oleh SIS dalam meningkatkan layanan untuk memberikan kualitas terbaik kepada setiap pemilik kendaraan Suzuki di Tanah Air.

Salah satu diler resmi yang baru dibuka awal tahun 2025 ini berlokasi di Jatiasih, Bekasi. Diler ini dikelola oleh PT Duta Cendana Adimandiri (DCA). Diler ini dilengkapi fasilitas penjualan kendaraan, servis, penjualan suku cadang hingga perbaikan dan pengecatan bodi kendaraan.

Harold Donnel, Direktur Pemasaran 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, meningkatnya permintaan masyarakat terhadap mobil-mobil Suzuki merupakan salah satu alasan Suzuki terus memperluas jaringan diler mereka.

Permintaan masyarakat terhadap produk Suzuki, khususnya terhadap mobil-mobil hybrid, semakin meningkat di berbagai wilayah.

Diler yang dibuka di Jatiasih Bekasi adalah contoh strategi untuk mendekatkan diri ke pasar. Catatan penjualan positif Suzuki setiap bulannya mencapai ratusan unit di wilayah tersebut.

Ketersediaan jaringan diler resmi pada dasarnya juga memudahkan pemilik kendaraan untuk melakukan servis berkala, termasuk kebutuhan spesifik seperti pengecatan dan perbaikan bodi.

Hariadi, Asisten Kepala Departemen Layanan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) baru-baru ini mengatakan, mekanik di jaringan bengkel Suzuki memiliki sertifikat yang memastikan kemampuan mereka dalam menangani berbagai keluhan pemilik mobil Suzuki.

Selain mekanik bersertifikat, peralatan dan perlengkapan kerja atau alat dan peralatan juga terstandarisasi, didukung oleh peralatan khusus yang hanya tersedia di jaringan diler resmi.

Melayani kendaraan di bengkel resmi juga memastikan keaslian suku cadang yang digunakan. "Selain asli juga bergaransi," kata Hariadi.

Hariadi menjelaskan, angka rata-rata masuk untuk layanan ke bengkel resmi di atas 95 persen. Angka tersebut berlaku untuk mobil baru pada tahun pertama penggunaan.

Menurut Hariadi, perbaikan maupun servis yang dilakukan di bengkel resmi dapat menjaga kondisi mobil tetap prima.

PT SIS menerapkan Suzuki Standard Qualification System (SSQS) kepada setiap SDM-nya untuk meningkatkan layanan dan memberikan kepastian bahwa pemilik kendaraan Suzuki mendapatkan kepastian kualitas, ketahanan, serta kinerja komponen kendaraan sesuai standar.

Untuk pembelian suku cadang, juga tersedia aplikasi MySuzuki yang dapat dipesan melalui smartphone. Selama tahun 2024, MySuzuki mencatat peningkatan transaksi suku cadang hingga 150,02 persen.

Kepala Penjualan Suku Cadang Dalam Negeri PT SIS Sugiyarto mengatakan, layanan seperti ini mampu menciptakan standar baru dalam layanan purna jual di industri otomotif nasional agar layanan purna jual benar-benar dapat dipercaya, sambil mempertahankan fokus pada kualitas, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan.

Menurut Sugiyarto, layanan after-sales yang berkualitas adalah dasar dari hubungan jangka panjang yang dibangun oleh perusahaan dengan pelanggan.

Bagian dari layanan purna jual ini, Suzuki juga menyediakan Suzuki Emergency Roadside Assistance (ERA) untuk layanan darurat di jalan kapan saja.

Layanan ini mencakup empat hal, yaitu panduan teknisi yang merupakan layanan panduan jarak jauh melalui telepon oleh tim Halo Suzuki atau teknisi Suzuki; bantuan di lokasi oleh teknisi sebagai layanan darurat untuk perbaikan kendaraan yang bersifat ringan tetapi memerlukan bantuan teknisi dan dapat dikerjakan dalam waktu satu jam.

Kemudian, layanan perbaikan ringan di lokasi kejadian seperti mengaktifkan aki yang lemah dengan jumper, penggantian ban dengan ban cadangan, penanganan kunci tertinggal di dalam mobil, pengisian bahan bakar untuk kendaraan yang kehabisan bahan bakar, kendaraan mogok yang disebabkan oleh sekering putus, serta layanan perbaikan darurat lainnya yang dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 jam.

Demikian pula layanan derek atau mobil angkut untuk memindahkan kendaraan dalam kondisi darurat atau masalah teknis yang tidak dapat diselesaikan di lokasi kejadian.

Posting Komentar

0 Komentar